Informasi Lengkap Modal Usaha Ayam Potong dan Cara Pemasarannya

3 min read

modal usaha ayam potong

Sebelum memulai sebuah usaha tentu hal pertama yang harus diperhitungkan ialah peluang usaha dan prospek usaha tersebut. Jadi setiap orang akan memikirkan secara matang jenis usaha yang bagus untuk dijalankan. Nah, salah satu usaha yang masih sangat potensial ialah usaha ayam potong. Berapa modal usaha ayam potong  dan bagaimana keuntungannya? Simak ulasan lengkap di bawah ini.

Usaha ayam potong sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Usaha ini tidak pernah sepi pelanggan karena memang selalu dibutuhkan. Terlebih saat mendekati bulan puasa dan hari raya. Yang biasanya makan hanya dengan sayur, namun saat buka puasa tiba pasti menginginkan lauk yang lebih enak salah satunya olahan ayam.

Rincian Modal Awal Usaha Ayam Potong Dan Peralatan Yang Dibutuhkan

Dalam membangun sebuah usaha perincian mengenai besaran modal sangat diperlukan. Agar suatu usaha tersebut dapat berjalan dengan lancar dan terencana. Maka dari itu simak ulasan rincian besar modal usaha ayam potong untuk pemula berikut ini :

1. Kandang Ayam

Pada umumnya kandang ayam potong terbuat dari bambu, tapi seiring berjalannya waktu banyak juga peternak yang menggunakan bahan stenlis. Namun tentu harganya juga lebih mahal. Jadi untuk para peternak pemula disarankan menggunakan bahan kandang dari bambu. Sebaiknya pembuatan kandang ayam harus melalui izin RT dan RW setempat, selain itu jaraknya juga harus jauh dari perumahan warga.

Hal ini dikarenakan bau ayam dan kotorannya yang sangat menyengat dapat menyebabkan polusi udara. Usaha ini sangat cocok dijalankan di pedesaan. Sedangkan tempat yang paling strategis untuk usaha ayam potong ialah kebun atau lahan kosong, tengah sawah, dan lapangan terbuka. Harga kandang ayam untuk kapasitas 5000 ekor sekitar 12 juta. Harga ini bisa saja berbeda tergantung dari harga bahan pembuatan di masing – masing daerah.

2. Pembelian Bibit Ayam

Modal usaha ayam potong selanjutnya ialah menyiapkan bibit ayam. Ada dua cara yang biasa dilakukan oleh para peternak. Pertama membeli bibit ayam dengan sistem kerjasama dengan perusahaan. Dengan adanya kerjasama ini peternak pemula tidak perlu repot memilih bibit, Karena semua telah disediakan oleh perusahaan dengan menggunakan sistem kontrak yang saling menguntungkan. Selain itu  kualitas bibit ayam juga lebih terjamin.

Kedua ialah sistem mandiri. Bagi yang ingin beternak secara mandiri para peternak akan memilih sendiri bibit ayamnya. Butuh ketelitian untuk hal ini, adapun ciri ayam yang sehat yakni memiliki bulu halus, badannya gemuk dan memiliki nafsu makan tinggi. Harga untuk per 300 ekor bibit ayam biasanya sekitar 2 jutaan. Tentu saja hal ini dapat berubah sewaktu – waktu mengikuti perkembangan harga di pasaran.

3. Alas Lantai

Modal usaha ayam potong yang dibutuhkan selanjutnya ialah alas lantai atau liter. Alas ini digunakan untuk pijakan ayam dan usahakan selalu dalam keadaan kering jangan sampai ada atap yang bocor. Alas lantai ini terdiri dari  sekam, atau  serutan kayu yang dicampur dengan kapur dan pasir yang tingginya bisa mencapai 10 cm.

Ini berguna agar bau ayam dan kotorannya tidak terlalu menyengat. Alas sekam atau serutan kayu bisa dicari dari para pengrajin kayu. Untuk harganya sendiri sangat relatif, bisa berbeda untuk setiap daerah. Dapat disimpulkan secara umum biasanya sekitar 5 ribu per sak.

4. Brooder Atau Penghangat

Brooder merupakan alat penghangat untuk bibit ayam, Peralatan ini juga sebagai pengganti induk anakan ayam. Ada beberapa jenis brooder, namun yang paling sering dignakan ialah brooder atau pemanas listrik bohlam pijar. Selain dipercaya dapat menekan kematian jenis brooder ini juga aman dari hewan liar yang mungkin ada di sekitar kandang. Namun memerlukan sedikit tambahan biaya listrik. Harganya cukup murah yakni sekitar 35 ribu hingga 150 ribu per unit.

5. Pakan Dan Obat

Hal lain yang harus disertakan dalam modal usaha ayam potong ialah pakan dan obat – obatan. Biaya untuk ayam yang harus disiapkan ialah sekitar 3 juta dan untuk obat sekitar 1 juta. Besaran ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan obat lainnya yang tentunya terlebih dahulu melihat kondisi ayam tersebut.

6. Biaya Listrik dan Tenaga Kerja

Untuk biaya listrik yang diperlukan sekitar 200 ribu perbulan. Penggunaan brooder juga berpengaruh pada peningkatan biaya listrik, silahkan pilih sesuai dengan kebutuhan dan keperluannya. Untuk tenaga kerja juga cukup relatif, gaji satu orang pekerja biasanya sekitar 1 juta. Bisa disesuaikan sendiri membutuhkan berapa pekerja, namun untuk pemula disarankan ambil satu pekerja cukup.

Total Modal Awal

Menghitung dari mulai proses pembuatan kandang didapatkan besaran modal usaha ayam potong untuk pemula yakni 12 juta biaya kandang, untuk bibit sekitar 1000 ekor dibutuhkan sekitar 7 juta, lalu untuk peralatan lain seperti brooder, alas lantai, pakan dan obat membutuhkan biaya sekitar 5 Juta. Sedangkan untuk biaya listrik dan karyawan sekitar  1, 2 juta.

Sehingga dapat disimpulkan untuk modal awal usaha ayam potong sekitar 25, 2 juta. Jumlah ini bisa berbeda untuk setiap daerah jadi besaran modal ini hanya sebagai gambaran bagi yang ingin memulai bisnis usaha ayam potong ini.

Cara Pemasaran Ayam Potong

Akhir dari setiap usaha adalah cara pemasarannya. Banyak yang kesulitan pada bagian ini. Namun untuk usaha ayam potong tidak perlu khawatir. Karena pemasarannya cukup mudah. Setidaknya ada dua macam sistem yang biasa terjadi yakni :

Pertama Sistem Kemitraan Kerjasama

Bagi peternak yang menjalankan dengan sistem kerjasama biasanya akan lebih mudah dalam pemasarannya. Pihak perusahaan akan mengambil ayam yang sudah siap jual dengan harga yang telah dipatok dengan persetujuan bersama. Dengan sistem ini kedua belah pihak akan saling menguntungkan.

Dengan menggunakan sistem kontrak, yang mana ketersediaan bibit ayam, pakan dan obat semua telah ditanggung oleh perusahaan. Biasanya peternak hanya bermodal kandang dan tenaga saja. Harganya pun telah ditentukan oleh perusahaan sehingga peternak dilarang menjual kepada orang lain meski harganya lebih tinggi. Menggunakan sistem ini juga bisa menjadi solusi bagi mereka yang tidak memiliki modal.

Sistem Mandiri

Dengan sistem ini memungkinkan peternak ayam mencari pedagang dengan harga yang lebih mahal, berbeda dengan sistem kemitraan yang harganya telah ditentukan. Namun harus telaten dalam pemasarannya. Namun jangan khawatir karena saat ini banyak media online yang bisa membantu untuk mencari pengepul ayam potong.

Setiap usaha tidak bisa terus berjalan mulus, memikirkan secara matang sebelum memulai sebuah usaha adalah factor penting sebuah usaha tersebut dapat berjalan dengan lancar. Modal juga menjadi bagian lain yang tidak kalah penting, usahakan modal tersebut didapat dari tabungan sendiri.

Kalaupun harus meminjam kepada pihak lain usahakan untuk dapat mengatur alur keuangan. Sehingga apabila terjadi hal yang tidak diinginkan masalah tersebut dapat diatasi.

Itulah ulasan mengenai modal usaha ayam potong beserta cara pemasarannya, semoga pembahasan ini bisa menjadi referensi bagi yang ingin memulai bisnis usaha ini. Semoga semua pembahasan ini bermanfaat bagi pembaca semua. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *